5 Hal yang Harusnya Saya Lakukan Sejak Awal Membuat Blog

Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga bikin artikel baru setelah beberapa hari ini dibuat ribet dengan proses migrasi blog yang sebelumnya berplatform blogger ke platform wordpress self-host.

Sejauh ini, selama kurang lebih 7 bulan terjun ke dunia make money blogging.

Ada banyak sekali persoalan yang saya alami kemudian mengambilnya sebagai sebuah pelajaran berharga.

Beberapa saya maklumi, namun ada juga yang agak saya sesali.

Nyesel? Kok bisa mas?Β 

Bisa.

Idealnya membangun blog nggak boleh asal bikin, jadi.

Ada pondasi yang harus dibangun seperti menentukan niche dari awal, melakukan research, serta membuat worksheet.

Dan setelah saya renungi, ternyata sudah saya lawatkan tahap – tahap tersebut saat pertama kali membangun blog ini.

Walaupun saya sendiri bisa memperbaikinya ‘sambil jalan’, tapi akan lebih baik jika saya melakukannya dengan tahapan yang benar dari awal.

Agar anda nggak salah langkah seperti yang saya alami dulu.

Baiknya anda simak artikel 5 hal yang seharusnya saya lakukan sejak awal membangun blog berikut ini.

Menggunakan Platform WordPress.org

Sebenarnya poin ini bisa saja menimbulkan pro dan kontra.

Misalnya, anda bisa cek di google dengan keyword “blogger vs wordpress”.

Silahkan anda amati berapa banyak orang yang membahas kedua platform ini.

Biasanya, mayoritas akan condong ke WordPress namun nggak sedikit yang fanatik dengan platform blogger (blogspot).

Oya, saya sendiri sebelumnya adalah pengguna blogger.com (blogspot) custom domain selama kurang lebih 6 bulanan.

Dan beralih ke WordPress kira – kira masih dua minggu terakhir ini.

Pertimbangan saya sebagai berikut:

  • Tertarik dengan theme atau tampilan blog WordPress yang selalu nampak elegan.
  • Aturan di blogspot kadang bikin saya ketar – ketir, waktu dapat kabar blog teman dihapus disebabkan alasan melanggar aturan, bukan tidak mungkin hal tersebut bakal menimpa blog ini nantinya.
  • Butuh tantangan dan pengetahuan baru.
  • Berbagai informasi yang masuk tentang kelebihan WordPress seperti salah satunya, penunjang terbaik untuk SEO lalu berimbas pada kuatnya artikel di SERP.
  • Dorongan rekan sesama blogger.

Jujur saja, seandainya informasi tentang WordPress datang lebih dulu ketimbang blogger (blogspot),

Tentu dari awal akan saya bangun blog ini menggunakan platform tersebut.

Menentukan Niche

Mulanya blog ini dibangun dengan niche yang kurang jelas.

Kadang saya menulis artikel bola, besoknya saya tulis pengalaman naik taksi online.

Begitu seterusnya, Β hingga informasi pentingnya blog harus memiliki identitas sampai juga ke telinga saya.

Jika anda punya keinginan membangun blog dalam waktu dekat, sebaiknya fikir dan tentukan niche blog tersebut dari awal.

Pilih niche yang sesuai dengan kemampuan dan kualifikasi anda.

Jangan terlalu memaksakan diri untuk membuat blog dengan niche yang jauh diluar kemampuan anda.

Kecuali jika anda mempunyai anggaran lebih untuk menyewa beberapa penulis blog.

Berikut beberapa niche blog yang patut anda pertimbangkan.

  • Teknologi
  • Asuransi
  • Otomotif
  • Fashion
  • Wedding
  • Bisnis dan Peluang Usaha
  • Parenting
  • Blogging
  • Design Grafis
  • Design Interior

Riset Keyword

Dulu, ngeblog dalam pandangan saya hanya sekedar menulis artikel yang baik, tata bahasa benar, nggak mbulet, lalu publish, share ke medsos dan selesai.

Pengunjung dari search engine bukan prioritas saya waktu itu.

Tanpa informasi volume pencarian bulanan, saya hanya menulis topik yang ‘menurut saya’ ramai dan disukai banyak orang.

Tanpa informasi jumlah persaingan, apalagi nominal CPCnya.

Semua saya hajar saja, bodo amat.

Sampai kemudian ada seorang teman yang memberitahu jika saya ingin serius mencari uang lewat blog.

Seriuslah dalam mengoptimasi mesin pencari.

Membuat Worksheet (Ide Artikel Baru)

Tanpa riset keyword, mustahil rasanya bisa membuat sebuah worksheet tentang ide artikel baru untuk blog.

Jika anda belum bisa menangkap worksheet yang saya maksud.

Contohnya begini..

Saya akan membuat artikel utama dengan keyword ‘peluang usaha di desa‘, yang sebelumnya sudah saya ketahui volume pencarian bulanan serta tingkat kompetisinya.

Dalam artikel tersebut hanya saya tulis 5 poin tentang peluang usaha di desa dengan penjelasan secara umum saja.

Artinya, tidak mendetail.

Jika dulu saya jeli, dari 5 poin artikel ‘peluang usaha di desa’ itu saja akan melahirkan banyak artikel turunan dengan penjelasan yang lebih mendetail.

Nah, dari situlah saya perlu membuat worksheet untuk artikel – artikel turunan tersebut.

Saat ini, serigkali saya membuat catatan judul – judul baru yang sekiranya masih berkaitan dengan artikel utama tadi dengan menggunakan notepad maupun evernote.

Dengan tujuan agar lebih mudah dalam mengeksekusinya.

Serta membuat saya agak terhindar dari aktivitas blogging yang muter-muter tanpa arah.

Memanfaatkan Blog untuk Berjualan

Kalau saja saya tau lewat blog ini bisa meningkatkan penjualan.

Tentu sudah saya lakukan sejak awal.

Sayangnya baru dua bulan terakhir saya sadari peluang tersebut.

Selain dari Google Adsense, saya juga memanfaatkan blog bagikeunlagi untuk berjualan kaos custom design.

Silahkan bagi anda yang berminat memesannya bisa langsung menghubungi saya melalui kontak form di bagian footer.

Demikian artikel 5 hal yang yang harusnya saya lakukan sejak awal membangun blog

Semoga bermanfaat, salam.

Baca selanjutnya :Β 4 Hal yang Saya Syukuri Selama Menekuni Aktivitas Blogging

49 Comments

    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
  1. Rudhi Hadhi
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq
    • Ahmad Alfan Taufiq

Reply